Surat Pengunduran Diri Kerja: Cara Menulis dan Contohnya

21 Agustus 2022

Surat pengunduran diri kerja adalah hal penting yang wajib Anda sertakan ketika mengajukan resign.

Terlepas dari banyak hal yang membuat Anda tak nyaman dan ingin resign, surat ini merupakan salah satu bentuk etika untuk mengundurkan diri.

Tentu hal ini perlu Anda patuhi agar tak meninggalkan kesan yang buruk di mata atasan serta rekan kerja.

Nah untuk itu Anda perlu mengenali berbagai hal tentang surat ini dalam rangkuman berikut ini.

Baca Juga: Tata Tertib Sekolah yang Wajib Dipatuhi

Jenis-jenis Surat Pengunduran Diri

1. Two-weeks notice

Selain one month notice, ada juga two-weeks notice yaitu surat pengunduran diri kerja dua minggu sebelum Anda resmi resign.

Surat pemberitahuan ini memang lebih mendadak dibandingkan one month notice dan proses resign Anda dapat ditolak oleh pihak perusahaan.

Kecuali memang alasan Anda benar-benar mendesak serta cukup logis untuk perusahaan.

Contohnya saja karena urusan keluarga, penyakit, tempat kerja baru membutuhkan Anda secepatnya, dan lain-lain.

Baca Juga: Surat Keterangan Sehat: Cara Membuat dan Syaratnya

2. One month notice

Sesuai namanya, one month notice artinya ada surat pengunduran diri kerja 1 bulan atau one month sebelum Anda secara resmi resign dari perusahaan.

Menyampaikan satu bulan sebelumnya artinya Anda memberi waktu untuk atasan dalam mencari pengganti posisi Anda.

Jika perusahaan menemukan pengganti kurang dari satu bulan, Anda dapat ikut serta membantunya untuk memahami tanggung jawab dan tugas yang nantinya diemban.

Oleh sebab itu, one month notice adalah pengunduran diri standar pada perusahaan.

Baca Juga: Kunci Gitar Anak Kost Beserta Lirik

Bila alasan tak dicantumkan pada contoh surat pengunduran diri kerja, maka Anda harus menjelaskan saat menyerahkannya atau bila ditanya oleh atasan.

Dengan demikian sebisa mungkin Anda meninggalkan tempat kerja dengan tetap menjaga hubungan baik.

Hal-hal yang Harus Disiapkan dan Dicermati

1. Diskusikan dengan atasan

Alangkah baiknya, surat pengunduran diri kerja yang akan ditulis sebelumnya didiskusikan dahulu dengan atasan. Mengingat atasan adalah pihak yang selama ini bekerja dengan Anda dan akan lebih memahami bagaimana kondisi dan performa kerja Anda selama ini.

Anda dapat memulai percakapan informal dengan atasa, sampaikan alasan mengapa Anda ingin mengundurkan diri. Bila alasan Anda berhubungan dengan lingkungan atau budaya kerja, mungkin atasan dapat memberi solusi.

Baca Juga: Rumah Kost Sederhana Tapi Menawan Untuk Mahasiswa

Namun hal yang pasti biarkan atasan tahu keinginan Anda itu, sehingga ia pun dapat mempersiapkan diri pada hal-hal yang nantinya terjadi.

2. Jelaskan alasan dan tujuan

Jelaskan alasan dan tujuan sebenarnya Anda mengundurkan diri sebelum menulis surat pengunduran diri kerja doc. Pastikan Anda sudah yakin apapun alasan dan tujuannya.

3. Cek kontrak

Sebelum mengundurkan diri, cek kembali kontrak yang telah Anda tanda tangani dan setujui pada awal masa kerja. Apakah terdapat jangka waktu tertentu sebelum Anda diperbolehkan mengundurkan diri dari perusahaan itu?

Bila ada, cek ketentuannya, apakah konsekuensi bila Anda melanggar perjanjian itu. Umumnya konsekuensi itu berupa pengganti gaji para periode tertentu atau sebesar gaji pada sisa masa kontrak.

Baca Juga: GB WhatsApp Download Apk Versi Terbaru

Maka cermati baik-baik ketentuan kontrak serta jangka waktu yang Anda miliki pada perusahaan sebelum menulis surat pengunduran diri kerja.

4. Patuhi waktu untuk pengunduran diri

Masing-masing perusahaan tentu memiliki kebijakan berbeda terkait pengunduran diri, termasuk mengenai waktu untuk pengunduran diri.

Seperti yang telah disampaikan sebelumnya, istilah yang umumnya digunakan antara lain one month notice dan two weeks notice.

Pastikan Anda telah mengetahui kebijakan soal waktu yang digunakan oleh perusahaan. Sebisa mungkin sampaikan informasi jauh-jauh hari sebelum Anda resmi mengajukan surat pengunduran diri kerja pabrik.

Baca Juga: Langkah-langkah Pengembangan Ide dan Peluang Usaha Meliputi Hal-hal Berikut

Mengingat hal itu berkaitan dengan pengganti Anda, dan pada siapa nantinya tugas-tugas Anda dipindah tangkan.

5. Menulis surat

Perusahaan yang mempunyai sistem kerja dan struktur yang baik tentu mempunyai prosedur dalam segala hal, termasuk untuk pengunduran diri. Tentu Anda tak bisa hanya mengirimkan pesan singkat atau berbicara secara langsung, lalu meninggalkan tempat kerja Anda.

Secara umum, wajib ada surat pengunduran diri yang Anda buat dan serahkan. Bisa ditujukan pada atasan atau HRD, tergantung kebijakan setiap perusahaan.

6. Bersiap memperoleh penawaran ulang

Saat Anda memberitahukan keinginan untuk mengundurkan diri, bisa saja reaksi dari atasan adalah bertanya alasannya serta menahan Anda.

Baca Juga: Cara Dapat Uang 500rb Sehari 2022 Tercepat tanpa Modal

Sebelum menulis surat pengunduran diri kerja, Anda juga perlu bersiap untuk memperoleh penawaran ulang dari perusahaan tempat Anda bekerja. Bisa saja mereka menawarkan bonus, kenaikan gaji, memberi fasilitas atau mungkin kenaikan pangkat.

Oleh sebab itu, Anda harus mempertimbangkannya dengan baik saat akan mengambil keputusan. Bila hati dan pikiran Anda sudah tak lagi di perusahaan, pilihan terbaik tentu dengan mengundurkan diri.

7. Mengembalikan aset

Saat bekerja, fasilitas atau aset apa saja yang Anda dapatkan dari perusahaan? Apapun bentuknya, coba untuk mengingat semua dan mengembalikannya pada atasan ataupun bagian tertentu yang menangani pengadaan barang di perusahaan.

Hal ini karena Anda tak lagi bekerja setelah menyerahkan surat pengunduran diri kerja, otomatis barang-barang tersebut tak lagi menjadi hak Anda.

Baca juga: GB WhatsApp Download Apk Versi Terbaru

8. Mendelegasikan pekerjaan

Posisi yang Anda tinggalkan nantinya akan diisi orang lain, untuk itu penting bagi Anda dalam mendelegasikan pekerjaan, tanggung jawab dan tugas yang dilaksanakan selama bekerja.

Jabarkan seluruh pekerjaan Anda dan amati pada siapa hal itu dapat didelegasikan. Apakah sementara pada orang-orang atau divisi-divisi tertentu, atau sudah ada orang yang nantinya menggantikan posisi Anda?

Bila sudah ada, Anda dapat membantunya dalam mengenali posisi kerja tersebut, sekaligus untuk beradaptasi dengan lingkungan dan budaya kerja di tempat kerja Anda.

9. Meminta referensi

Bila surat pengunduran diri kerja disetujui, Anda dapat bertanya kesediaan atasan untuk memberi referensi. Hal ini bertujuan agar calon perusahaan baru mendapatkan informasi serta rekomendasi dari atasan Anda.

Nah, itu saja informasi yang bisa diberikan. Untuk mendapatkan informasi terbaru dan terupdate, kunjundi idkos.com.

Rekomendasi Kost

Berita Terkait